Redaksi PDWI

Redaksi PDWI

Sugeng Nugroho

Lahir di Wonogiri, 14 September 1965. Gelar Seniman Karawitan diraihnya di Jurusan Pedalangan Akademi Seni Karawitan Indonesia Sura­karta pada tahun 1988, dengan karya akhir berjudul Pakeliran Padat Lakon Sumilaking Pedhut Prayasa. Gelar Magister Seni diraih di Program Studi Pengkajian Seni…

Abiyasa

Bergelar begawan, adalah kakek keluarga Pandawa dan Kurawa. Ayah Abiyasa adalah Begawan Palasara, pertapa terkenal dari Gunung Rahtawu. Ibunya, yang bernama Dewi Durgandini, telah pergi meninggalkannya sejak Abiyasa masih bayi. Durgandini pergi karena dipaksa kembali ke kerajaan oleh ayahnya. Begawan…

Abimanyu

Adalah putra kesayangan Arjuna dari salah seorang istrinya yang bernama Dewi Subadra,dalam pewayangan lebih dikenal dengan sebutan Wara Sembadra. Nama Abimanyu mengandung arti ‘kalau ia sedang marah, tak ada yang berani mendekat’. Abi atau abhi artinya dekat, manyu artinya marah.…

Abilawa

Adalah nama samaran yang digunakan oleh Bima ketika ia bersama para Pandawa dan Dewi Drupadi bersembunyi di Kerajaan Wirata. Hal ini terjadi sesudah para Pandawa yang disertai Dewi Drupadi selesai menjalani masa pembuangan di Hutan Kamiyaka selama 12 tahun. Mereka…

Gunungan

Ada rupa wayang, bukan tokoh tetapi berupa pohon simbolik yang disebut kayon. Kayon dari kata kayu atau pohon. Karena bentuknya seperti gunung maka disebut gunungan. Rupa wayang gunungan ini besar kegunaannya  baik dalam pentas wayang maupun makna filosofis yang terkandung…

Pandangan Hidup dan Pandangan Dunia Wayang

Pandangan hidup di satu sisi dan pandangan dunia (worldview) di sisi lain sering dipahami secara identik, namun pandangan hidup cukup terbedakan dari pandangan dunia meskipun sulit dibuat pembelahan yang tajam bedanya itu. Pada intinya pandangan hidup adalah tetapan- tetapan  mendasar…

Filsafat Sebagai Pemikiran Kritis

Sudah disebutkan bahwa budaya wayang khususnya wayang purwa sangat kaya akan ajaran kebijaksaaan yang menunggu dan memanggil aksi kepakaran guna melakukan pemikiran eksploratif secara keilmuan akademik. Tugas ini bisa dimulai dari kategorisasi Alan R.Drengson (“Philosophy Today,” Summer,1982) yang memperbedakan dunia…

Obyek Kajian Filsafat Wayang

Objek kajian filsafat wayang atau objek materi kajian adalah pergelaran wayang, bukan hanya ceritera atau lakon wayang. Pergelaran wayang sebagai objek kajian itu tampil secara utuh tidak dapat dipisah-pisahkan seperti yang kita lihat, kita dengar dan kita rasakan dalam pergelaran…

Posisi Wayang Dalam Kajian Filsafat

Dalam rangka menyusun filsafat wayang penting untuk menempatkan posisi wayang itu dalam kerangka pemikiran filsafat. Filsafat Wayang sebagai pemikiran dunia Timur, menempati posisi sebagai pemikiran Timur, yang mempunyai ciri-ciri khasnya, antara lain mementingkan harmoni. Sedangkan, secara khusus filsafat wayang menempati…

Latar Belakang Penyusunan Filsafat Wayang

Filsafat sebagai ilmu pengetahuan mengajak manusia berpikir kritis, mendasar dan menyeluruh serta sistemik terhadap fenomena manusia dan di luar manusia. Filsafat itu semula tumbuh dari kekaguman, kemudian berpikir mendasar, spekulatif dengan penalaran kritis. Dalam genetiknya filsafat (philosophy) bermakna cinta kebijaksanaan…